Bupati Bombana Minta kepada Camat Jangan Lari dari Masalah Rakyat

BURHANUDDIN: PENURUNAN ANGGARAN TIDAK MEMBUAT KITA DIAM

TILIK.ID — Bupati Kabupaten Bombana Sulawesi Tenggara (Sultra) Ir H Burhanuddin M.Si minta kepada Camat Poleang Tengah Muh Tahir untuk tidak lari dari masalah-masalah rakyat.

Permintaan Bupati itu disampaikan dalam sambutannya pada acara memperingati Maulid Nabi Muhammad S.A.W di Kantor Camat Poleng Tengah, Jumat sore (4/9/2026).

Hadir pada kesempatan itu, Ketua Tim Penggerak PKK Bombana Hj Fatmawati Kasim Marew S.Sos, Kepala Kesbangpol Bombana, camat pemekaran Poleang, para Kepala Desa, kepala sekolah dan masyarakat Poleang Tengah.

Bupati tak hanya meminta Camat Poleang Tengah, tapi juga kepada camat-camat yang lain agar tidak lari dari masalah di tengah masyarakat, selalu hadir di tengah-tengah masyarakat.

“Iya ya Pak Camat, mohon untuk selalu berpikir tentang penyelesaian masalah-masalah yang dihadapi warga. Jika Pak Desa tidak bisa menyelesaikan, sampaikan ke Camat. Kalau camat tidak bisa, ketemu saya di kabupaten. Insya Allah di mana ada masalah pasti ada solusinya,” kata Bupati Burhanuddin.

Bupati juga mengungkapkan bahwa Kabupaten Bombana sedang membangun. Namun, masalah pembiayaan pembangunan mengalami penurunan secara signifikan.

BACA JUGA :  Bawaslu Sabu Raijua: Orient Riwu Kore Lakukan Pembohongan Publik

“Penurunan ini terjadi seluruh Indonesia. Di Kabupaten Bombana, pada tahun 2025 APBD kita sebesar Rp 1,3 triliun, namun tahun 2026 ini tinggal Rp 800 miliar lebih. Artinya ada pemangkasan sekitar Rp 500 miliar,” kata Burhanuddin

Namun Burhanuddin mengaku tidak tinggal diam. Bupati yang terpilih di Pilkada serentak pada November 2024 ini tidak risau dengan minimnya transfer dari pemerintah pusat.

“Saya tekankan kepada perangkat daerah. Jangan menunggu uang dari pusat, tapi ajukanlah program ke pusat, nanti pusat yang jalankan programnya di daerah kita. Itu yang kami lakukan,” beber Burhanuddin.

Dalam pidatonya di Maulid Nabi ini, Burhanuddin juga menyampaikan tentang berbuat baik. Mengajak kebaikan sesama, meski tidak sedikit orang-orang yang memfitnah dengan segala cara.

“Ada memang pihak-pihak yang sengaja memfitnah padahal sebenarnya dia sendiri tahu bahwa yang dilakukannya juga salah,” ujarnya.

Burhanuddin mengajak semua untuk selalu berbuat baik, berpikir positif dan salalu mempertimbangkan kebenaran setiap informasi. Dengan begitu, keteladan Nabi akan selalu menjadi ada dalam diri kita. |••

BACA JUGA :  Bupati dan Ketua PKK Bombana Berbagi Berkah Ramadan

Komentar