TILIK.ID — Channel Youtube Nur Iswan mewawancarai loyalis Anies Baswedan, Geisz Chalifah. Dialognya akrab. Maklum di jaman mahasiswa dulu keduanya satu kampus di Jayabaya. Hanya Geis lebih senior, termasuk di HMI.
“Nur Iswan adalah yunior saya di kampus, sama-sama alumni HMI. Nur datang berbincang tentang Jakarta dan seputar situasi politik nasional,” kata Geisz menuliskan pertemuannya dengan Nur Iswan, Rabu (2/2/2022).
“Banyak hal seputar lingkungan Anies yang saya ceritakan secara terbuka dan blak-blakan,” lanjut Geisz.
Dikatakan, soal Jakarta, semua orang bisa melihat hasil kerja yang bisa di foto dsbnya. Namun banyak orang yang belum tau bahwa kota ini semakin humanis.
Berawal dari hall-hal sederhana seperti Dinas Damkar yang dilapori oleh warga karena ada seekor burung tetlilit benang. Lalu petugas datang menaiki tiang listrik, kemudian melepaskan lilitan benang tersebut. Dan burung itu kembali terbang bebas.
Kota ini sudah seperti yang kita menonton film 911 di FoxTV yang dulunya hanya terjadi di kota lain di negara lain.
Atau dinas KPKP, yang tidak boleh lagi menangkap binatang liar secara semena-mena. Para penyayang hewan selalu diikutsertakan dalam seluruh kegiatan baik itu sterilisasi maupun vaksinasi di lima wilayah Jakarta termasuk Pulau Seribu.
“Namun karena yang mewancara adalah Iswan maka saya tidak tak butuh plastik bahasa,” katanya.
“Iswan bertanya tentang kritik PSI terhadap Anies. Saya katakan, di daerah gue tinggal dulu (Poncol) kalau pingin ngetop, maka bila ada preman yang sudah punya nama besar lalu kita tantang berantem, nama kita dikenal orang,” kata Geisz.
“Nah kelakuan PSI kayak gitu mereka pingin ngetop lalu nebeng pada popularitasnya Anies. Sederhananya seperti itu.”
Cuma bedanya, kata produset Jakarta Melayu Festival ini, di jaman kita dulu kita dididik oleh para mentor yang “kejam” secara intelektual, ada bang Fachry Ali ada Mas Dawam Rahardjo dan banyak lagi lainnya.
“Bila kita menulis sesuatu data, argumentasinya harus kuat. Yang sekarang ini mentor-mentor mereka itu siapa, kok bloon banget,” kata Geisz. (lmd)
