oleh

City Babak Belur Dihajar Leicester, Ini Kata Guardiola

TILIK.id – Manchester City dihajar hingga babak belur oleh Leicester City. Skor 2-5 pantas membuat pelatih Pep Guardiola geleng-geleng kepala. Ciity menyerang namun Leicester pasang bus berlapis.

“Kami dominan menyerang, mereka tampil defensif, mereka tak ingin bertanding, dan hanya menginginkan serangan balik,” dongkol Pep Guardiola usai anak asuhnya dibantai 2-5 di kandang sendiri.

City tampil dominan setelah mantan gelandang Leicester Riyad Mahrez unggul pada menit-menit awal. Akan tetapi pola permainan mereka kacau setelah Jamie Vardy menyarangkan gol penyama kedudukan dari titik penalti pada menit ke-37.

“Mereka mencetak gol kali pertama mereka sampai dan total mengemas tiga penalti, jadi itu sulit sekali bagi kami. Gagal menciptakan peluang membuat kami gugup dan cemas,” kata Guardiola seperti dikutip Reuters.

Sedikit membuat City tidak dalam kekuatan penuh adalah absennya dua striker Sergio Aguero dan Gabriel Jesus karena cedera. Ini membuat City seperti macan ompong sekalipun mendominasi penguasaan bola.

Sebaliknya pertahanan mereka rapuh sehingga setiap kali Vardy merangsek maju setiap kali itu pula menciptakan masalah terhadap barisan depan City.

Vardy mencetak dua gol dari penalti dan satu lagi dari finis lewat tumit, sedangkan James Maddison dan Youri Tielemans masing-masing mempersembahkan dua gol terakhir.

Guardiola menyesalkan hilangnya keseimbangan timnya, namun berjanji bangkit setelah City kemasukan lima gol dalam pertandingan liga di kandang sendiri yang terjadi sejak Arsenal mengalahkan mereka 1-5 pada Februari 2003.

“Ini memang hasil yang berat tetapi saya tidak akan menyerah. Saya akan mencari solusi agar tim ini stabil,” kata dia.

“Pemain-pemain saya mungkin beranggapan mereka tidak bermain cukup baik setelah kebobolan, tetapi kami pada tahap itu kami sedang mendominasi,” sambung dia.

“Masalahnya adalah kami memberikan tekanan ekstra pada diri kami sendiri untuk mencetak gol kedua dan ketiga. Kami harus lebih tenang. Kami harus lebih sabar,” ujarnya. (lns)

Komentar