Didampingi Bupati, Gubernur: Poros Kasipute-Lora-Bambaea Tuntas Desember

MASYARAKAT AKAN SEGERA NIKMATI JALAN MULUS MATAOLEO

TILIK.ID — Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Andi Sumangerukka meninjau langsung progres pekerjaan jalan poros Kasipute–Lora–Bambaea di Kabupaten Bombana pada Rabu (4/11/2026). Gubernur didampingi Bupati Bombana Ir H Burhanuddin M.Si dan pejabat provinsi serta kabupaten.

Jalan poros Kasipute-Lora-Bambaea sudah bertahun-tahun rusak. Pada musim hujan, jalan jadi berlumpur dan berlubang. Di musim kering kondisi jalan berdebu. Padahal, jalan yang menghubungkan ibu kota kabupaten ke Kecamatan Mataoleo itu adalah jalan utama antar kabupaten.

Kondisi jalan yang 70 persen rusak sampai di Desa Lora itu membuat masyarakat mengeluh. Bayangkan jalan yang sudah rusak sejak tahun 2020 tersebut menghambat mobilitas dan perputaran ekonomi masyarakat.

Desa Lora yang merupakan kampung nelayan dan sentra produksi perikanan itu cukup terganggu jalur distribusinya. Begitu juga tiga objek wisata pantai sepanjang jalan berdampak pada rendahnya kunjungan akibat jalan rusak.

Gubernur didampingi Bupati meninjau pekerjaan di Desa Mawar. Juga berdialog dengan warga setempat.

Namun, tidak lama lagi warga akan menikmati jalan mulus sepanjang 10 km setelah Gubernur Sultra Andi Sumangerukka dan Bupati Bombana Ir H Burhanuddin M.Si turun meninjau progres pekerjaan di Desa Mawar, Rabu.

BACA JUGA :  Senam Ceria di Hari Anak di Bombana

Untuk proyek jalan ini, Gubernur Andi Sumangerukka optimistis proyek pengerjaan jalan ini dapat selesai pada Desember 2026.

Seperti disampaikan, proyek jalan Kasipute-Lora-Bambaea menelan anggaran Rp 30,9 miliar sepanjang 10 km. Proyek terbagi tiga segmen. Yaitu segmen 1: 2,5 km; segmen 2: 4,4 km; dan segmen 3: 3,1 km.

Anggaran sebesar hampir 31 miliar rupiah itu dianggarkan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Sultra tahun anggaran 2026.

Gubernur Andi Sumangerukka dan Bupati Burhanuddin melihat langsung titik penanganan di Desa Mawar. Bahkan Gubernur dan Bupati sempat menjalankan alat berat grader yang ada di lokasi.

Gubernur Andi Sumangerukka berdialog dengan warga di Desa Mawar.

Andi Sumangerukka dan Burhanuddin melihat langsung penghamparan batu kerikil pada badan jalan penghubung Desa Mawar menuju Desa Lora.

Dengan selesainya pekerjaan ini, diharapkan dapat menambah konektivitas antarwilayah dan memperlancar mobilitas masyarakat serta distribusi ekonomi di Bombana dan sekitarnya.

Gubernur Andi Sumangerukka menyampaikan bahwa pekerjaan peningkatan jalan sepanjang kurang lebih 10 km tersebut ditargerkan rampung paling lambat akhir Desember 2026.

BACA JUGA :  Selamat, 100 Hari Kerja Burhanuddin–Ahmad Yani Cukup Signifkan

Ia menegaskan, pembangunan jalan penghubung antarkabupaten menjadi salah satu prioritas Pemerintah Provinsi Sultra. Sebab, keberadaan infrastruktur jalan sangat penting dalam memperkuat konektivitas dan memperlancar mobilitas masyarakat.

“Antarkabupaten itu menjadi prioritas kita. Kenapa? Karena jalan-jalan yang digunakan itu adalah jalan-jalan yang menghubungkan antara kabupaten dan kota,” kata Andi Sumangerukka saat meninjau pekerjaan tersebut.

Gubernur Sultra dan Bupati Bombana sempat menjalankan kendaraan berat grader.

Menurutnya, pembangunan konektivitas jalan akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat karena dapat memangkas jarak perjalanan dan mengurangi kebutuhan warga untuk menempuh jalur memutar.

“Jadi warga tidak harus memutar lagi. Konektivitas antara kabupaten, Bombana, Kolaka Timur, Kolaka, sama Konsel itu nanti akan terhubungkan semua,” jelasnya.

Ia menegaskan, pemerintah provinsi akan terus memberikan perhatian terhadap pembangunan infrastruktur, baik di wilayah daratan maupun kepulauan.

Bupati Bombana Burhanuddin mengatakan peningkatan Jalan Kasipute–Lora–Bambaea telah lama dinantikan masyarakat, khususnya warga Kecamatan Mataoleo, karena menjadi akses penghubung sejumlah desa hingga kawasan Poleang.

Burhanudin menyampaikan apresiasi dan rasa senangnya atas kunjungan Gubernur Sultra yang turun langsung meninjau pembangunan jalan di wilayahnya.

BACA JUGA :  Rakor PMD Bombana Petakan Persoalaan Desa, Produk Unggulan, dan Dorong Digitalisasi
Bupati Bombana Ir H Burhanuddin M.Si saat menyampaikan sambutan di Mataoleo, Rabu.

Dikatakan, perhatian pemerintah provinsi terhadap infrastruktur jalan sangat berarti bagi masyarakat Bombana, mengingat jalan tersebut memiliki peran penting dalam mendukung aktivitas ekonomi dan mobilitas warga.

“Kami sangat senang dan bersyukur atas kunjungan Bapak Gubernur. Kehadiran beliau menunjukkan perhatian terhadap pembangunan di Kabupaten Bombana. Kami berharap peningkatan jalan ini dapat segera diselesaikan sehingga manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” ungkap Burhanudin.

Ia berharap sinergi antara Pemerintah Provinsi Sultra dan Pemerintah Kabupaten Bombana terus diperkuat, khususnya dalam mendorong pembangunan infrastruktur yang menjadi kebutuhan masyarakat. |••

Komentar