TILIK.ID — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku sedang menyiapkan skema yang memungkinkan pemerintah daerah mengajukan pinjaman ke PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) untuk membiayai pembangunan infrastruktur. Untuk pembayarannya, sebagiannya menggunakan dana bagi hasil (DBH).
Meteri Purbaya mengatakan hal itu dalam taklimat media di Jakarta, Selasa (8/9/20026).
“Nanti kami ajukan ke daerah kalau mau berutang ke SMI, nanti dibayarnya pakai sebagian DBH itu,” kata Purbaya.
Purbaya menyoroti masih adanya kebutuhan infrastruktur di sejumlah daerah yang belum terealisasi meskipun telah masuk dalam penganggaran.
Ia mencontohkan kebutuhan pembangunan jembatan di berbagai wilayah. Kondisi tersebut, menurut dia, turut melatarbelakangi program pembangunan 1.000 jembatan serta pembangunan jembatan darurat yang melibatkan TNI.
“Kalau dilihat, salah satu komplain, ada banyak di daerah itu infrastruktur yang ada penganggarannya tapi nggak dibangun juga. Misalnya jembatan yang nggak ada,” ujarnya.
Menurut dia, penggunaan pinjaman dari PT SMI juga dapat membantu memastikan proyek yang dibiayai benar-benar terealisasi. Sebagai lembaga pembiayaan, PT SMI dinilai memiliki kemampuan untuk mengawasi perkembangan proyek secara berkala.
“Karena SMI kan profesional. Dia akan lihat terus progresnya dari waktu ke waktu seperti bank,” ujarnya. |••



Komentar