TILIK.ID — Abu Janda mengunggah video yang memfitnah Anies Baswedan, yang kembali membuat kegaduhan. Fitnah yang dilakukan oleh pria bernama asli Permadi Arya itu sudah bisa dilaporkan ke polisi.
Namun loyalis Anies Baswedan, Geisz Chalifah, menyatakan melaporkan Abu Janda terkait penyebaran video pidato Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di acara ACT hanya akan sia-sia.
Menurut Geisz, siapapun yang
menyerang Anies kasusnya tak pernah diproses. Mereka selalu aman.
“Buat apa (lapor polisi)? Sudah ada konvensi (hukum tak tertulis) semua pelaku fitnah terhadap Anies akan selalu aman,” kata Geisz, Kamis (7/7).
Menurutnya, hal itu juga berlaku untuk Abu Janda. Ia menuding setiap pihak-pihak yang memfitnah Anies akan terbebas dari jerat hukum.
“Walaupun dilakukan dengan cara paling biadab sekalipun akan selalu terlindungi bila fitnah itu dilakukan terhadap Anies Baswedan,” ujarnya.
Abu Janda mengunggah video Anies yang diduga diedit beredar di media sosial itu menunjukkan saat Anies menjadi pembicara di salah satu agenda ACT. Video itu diunggah Permadi Arya si akun Instagram miliknya, @permadiaktivis2, Rabu (6/7).
Anggota Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) Tatak Ujiyati menegaskan bahwa video tersebut hoaks. Video yang diunggah oleh Abu Janda berbeda dari aslinya.
“Ternyata itu video editan. Apa yang dikatakan Anies sebenarnya sangat berbeda dengan penyataan dalam video yang diposting Abu Janda,” ujarnya.
Sementara itu, dihubungi terpisah, Permadi Arya menjelaskan bahwa apa yang diunggahnya merupakan sebuah parodi atau sekadar lucu-lucuan.
Namun Geisz Chalifah mengatakan Abu Janda tidak bisa membedakan mana parodi dan mana fitnah. Karena tidak bisa membedakan itulah sehingga layak dksebut tolol.
“Mengedit video, memutar balik dari aslinya, yang bertolak belakang dari yang sebenarnya itu bukan parodi. Itu fitnah, tilol,” tulis Geisz Chalifah di akun Twitternya.
Dia mengatakan, semua pelaku fitnah, para buzzerRp dan siapapun akan selalu aman bila yang difitnah dengan cara bidab sekalipun adalah Anies Baswedan.
“Segala UU Itu hanya menjadi etalase bila yang mengalaminya adalah Anies,” kata Geisz Chalifah. (les)
