oleh

Wakil Ketua MPR dan Beberapa Politisi Gerindra Ta’ziyah untuk Abuya Uci Thurtusi

TILIK.id — Wakil Ketua MPR RI yang juga Sekjen Partai Gerindra H Ahmad Muzani sore tadi, Rabu (14/4/2021) ta’ziyah dan ziarah ke (alm) Buya KH UcI Thurtusi. Abuya Uci Thurtusi wafat pada 6 April 2021 dan dimakamkan pada hari yang sama di Cilongok Kabupaten Tangerang, Banten.

Ahmad Muzani didampingi Ketua DPRD Banten Andra Soni, anggota DPRD Banten H Moh Bahri, Ade Awaludin, dan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tangerang Astayudin beserta anggota Fraksi Gerindra DPRD Kabupaten Tangerang.

Kedatangan H Ahmad Muzani beserta rombongan disambut menantu almarhum dan langsung diarahkan ziarah ke maqrobah Buya KH Uci untuk berdoa dan tahlil.

Pada saat ta’ziyah rombongan Sekjen Gerindra ini diterima para putra dan menantu almarhum, di antaranya
KH Asep, Gus Iwan, Gus Jami, dan Gus Farhan.

Ahmad Muzani dalam kesempatan itu mengatakan keluarga besar Partai Gerindra dan fraksi di parlemen merasa kehilangan besar atas kepergian ulama besar dan kharismatik asal Banten KH Buya Uci Thurtusi.

“Tidak hanya keluarga besar Partai Gerindra, tapi juga rakyat Banten kehilangan ulama kharismatik dan menjadi panutan masyarakat Banten,” kata Ahmad Muzani di lokasi ta’ziyah.

Mengapa rakyat Banten, khususnya masyarakat Tangerang, sangat kehilangan? Menurut Ahmad Muzani, karena tausyiah dan pesan-pesan almarhum yang disampaikan dalam pengajian maupun di banyak kesempatan sangat menyejukkan dan menjadi referensi dalam laju langkah kehidupan masyarakat.

“Kita samgat mengharapkan dan mendukung para putra dan keluarga melanjutkan peran-peran serta perjuangan almarhum terus berjalan dengan baik di tengah masyarakat,” ujar Muzani.

Andra Soni, Ketua DPRD Banten, yang mendampingi H Ahmad Muzani, juga menyampaikan duka cita atas berpulangnya ulama kharismatik Banten itu. Andra merasa kehilangan ulama dan tokoh masyarakat yang sangat dihormati masyarakat Banten tersebut.

“Kami ikut berduka cita, seorang ulama besar dan panutan telah dipanggil sang pencipta. Karena itu kami hadir untuk ta’ziyah dan mendoakan husnul khotimah. Aamiin,” kata Andra Soni.

Abuya KH Uci Thurtusi bin Dimyati adalah seorang ulama dan pendakwah muslim Indonesia yang berpengaruh dari Banten. KH Uci adalah pimpinan Pondok Pesantren Salafiyah Al-Istiqlaliyah Cilongok yang menggantikan ayahnya, Abuya Dimyati bin Romli, yang meninggal pada awal 2001.

PesantrenAl Istiqlaliyah didirikan pada tahun 1957 oleh Abuya Dimyati, seorang ulama berpengaruh di Kabupaten Tangerang. Sepeninggal Abuya Dimyati, putranya, Buya Uci Thurtusi meneruskan dakwah sang ayah.

KH Uci Thurtusi memimpin pengajian untuk umum yang dihadiri ribuan jamaah. Tidak kurang dari 5.000-an orang datang dari sekitar wilayah Tangerang, Banten, Bogor, Bekasi dan juga Jakarta untuk menghadiri majelis akbar yang dilaksanakan di Pesantren Salafiyah Al Istiqlaliyah tersebut.

Selain acara pengajian rutin mingguan, Abuya Uci Thurtusi juga melaksanakan acara-acara akbar yang selalu dihadiri puluhan ribu jamaah, seperti acara Maulid Nabi, Haulan Syekh Abdul Qadir Al-Jailani.

Bukan hanya dari kalangan masyarakat biasa, acara yang dipimpin Buya Uci Thurtusi sering dihadiri tokoh-tokoh besar, baik dari kalangan ulama, habaib, maupun pejabat pemerintahan.

Termasuk diantara yang pernah hadir tokoh besar NU dan mantan Presiden Indonesia, KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur.

Bukti kecintaan dan kehilangan panutan, ribuan warga Banten di Tangerang menghadiri pemakaman Abuya KH Uci Thurtusi di komplek Pesantren Al Istiqlaliyah Cilongok Kabupaten Tangerang. (nmn)

Komentar