oleh

Geisz Chalifah Janjikan JMF 10 Jadi Konser Musik Melayu Terbesar Sepanjang Sejarah

TILIK.id, Jakata — Apa kabar konser Jakarta Melayu Festival (JMF)? Konser musik Melayu yang sudah berlangsung tiap tahun sejak 2012 itu kini memberi kabar baik.

Tahun 2020 ini memang ditiiadakan akibat pandemi Covid-19, namun produser JMF Geisz Chalifah memastikan tahun depan, 2021, akan menjadi konser terbesar sepanjang sejarah.

Geisz Chalifah Produser Jakarta Melayu Festival yang semangatnya tak pernah padam untuk menggelorakan musik Melayu.

Dalam keterangan tertulisnya, Geisz Chalifah akan menyelenggarakan konser Jakarta Melayu Festival (JMF) ke-10 di tahun 2021 yang terbesar sepanjang sejarah.

Menurut Geisz konser tahun ini ditunda karna pandemi dan dia berharap di tahun depan virus corona telah terkendali. Oleh sebab itu Geisz berencana membuat konser JMF yg ke 10 kalinya di bulan Agustu 2021 menjadi yang terbesar sepanjang sejarah.

“Konser ini dipersembahkan untuk para tenaga kesehatan di seluruh Indonesia dengan diberi thema: *Teurimong Geunaséh.* Yang merupakan ucapan terimakasih dalam bahasa Aceh,” kata Geisz.

Bila di tahun 2019 Jakarta Melayu Festival dihadiri oleh lebih dari 12 ribu pengunjung maka di tahun 2021 Geisz Chalifah menargetkan konsernya itu dihadiri oleh lebih dari 20 ribu Penikmat musik melayu.

Dikatakan, para musisi dan vokalis ternama telah dihubungi dan menyatakan siap untul meramaikan acara tahunan ini.

Konser terakhir yakni pada 18 Agustus 2019 yang digelar di Ancol menghadirkan Reggaer Tony Q Rastafara. Hadir sedikitnya 12 ribu penggrmar musik reggae dan penikmat musik Melayu.

Salah satu lagu yang khusus diciptakan pada JMF ke-9 tahun 2019 berjudul “Merengkuh Keadilan” dinyanyikan Tom Salmin.

Geisz menjanjikan Agustus 2021 JMF ke-10 yang terbesar sepanjang sejarah 10 tahun konser lagu-lagu Melayu tersebut. (bml)

Saksikan Tony Q Rastafara saat tampil di Jakarta Melayu Festival ke-9 tahun 2019: 

Komentar