oleh

Gubernur Jawa Barat dan Tokoh Nasional Hadiri Peresmian Gedung Graha HMI Bandung

TILIK.id, Bandung — Keluarga besar Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Bandung boleh berbangga dan bersyukur. Sebuah gedung 4 lantai hasil saweran alumni HMI berhasil mereka bangun. Hanya dalam waktu singkat gedung dengan nama Graha HM Bandung itu diresmikan pemakaiannya Jumat pagi (30/10/2020).

Peresmian penggunaan masjid dan Graha HMI Bandung ditandai dengan shalat Jumat di bangunan megah yang terletak di Jalan Sabang 17 Bandung itu.

Acara peresmian dihadiri oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan sejumlah tokoh HMI seperti Ir Akbar Tanjung, Prof Moermahadi Soerja Djanegara, Umi Cia Malik Zein, Happy Bone Zulkarnain, KH. Miftah Faridl, Ferry Mursyidan Baldan, Lilik Muflihun, Tigor Sihite, dan ketua panitia pembangunan Amri Zaman serta sejumlah alumni dan kader HMI, digelar dengan mematuhi protokol Kesehatan secara ketat.

Graha HMI Bandung yang baru diresmikan ini adalah bangunan 4 lantai yang terdiri dari lantai 1 untuk masjid, lantai 2 untuk sekretariat HMI dan ruangan-ruangan kelas untuk perkaderan, serta lantai 3 untuk wahana kreativitas kader HMI, ada juga lantai basement untuk parkir mobil dan motor.

Renovasi total bangunan di Jalan Sabang 17 Bandung ini karena bangunan lama yang sudah ada sejak tahun 1956 terlihat rapuh dimakan usia. Sejak 3 tahun lalu, alumni HMI Bandung berkomitmen untuk membangun Gedung baru, maka jadilah Graha HMI Bandung yang berdiri kokoh dan megah.

Salah satu tokoh alumni HMI Bandung yang juga aktif menggalang dana pembangunan gedung, Ferry Mursyidan Baldan berharap Kader-kader  HMI Bandung dan Badko HMI Jabar dapat mengoptimalkan aset milik HMI ini secara lebih kreatif  dan leluasa sehingga lahir gagasan, program dan melahirkan kader yang lebih berkualitas lagi. 

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dalam sambutannya menyatakan kekaguman dan apresiasi atas peran dan kontribusi kader-kader HMI maupun alumni HMI bagi umat, bangsa dan negara.

Ferry M Baldan dalam di acara peresmian Graha HMI Bandung

“Saya sering menerima masukan positif dari kader-kader HMI maupun alumni HMI, yang disampaikan secara informal. Saya ucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya,” ucap Ridwan Kamil.

Salah satunya dengan memberikan beasiswa untuk aktifis mahasiswa. “Saya alokasikan dana 30 miliar untuk pemberian beasiswa buat aktifis mahasiswa,” pungkas RK, panggilan akrab Gubernur Jabar itu dengan sumringah.

Dalam acara ini, Ketua Umum HMI Cabang Bandung dan Ketua Umum Badko HMI Jawa Barat juga memberikan cinderamata kepada sejumlah Tokoh Alumni HMI Bandung.

Cenderamata itu adalah berupa lukisan Bang Imad atau alm Imaduddin Abdulrahim. Bang Imad adalah seorang ideolog HMI yang berkeinginan besar mengembalikan gerak perjuangan kader HMI ke dalam ruh Islam, di tengah budaya sekuler yg melanda mahasiswa di Bandung.

Lukisan menggambarkan Sosok Bang Imad, Sang Ideolog, dengan background skesta gedung baru HMI.

Cenderamata kedua, lukisan Ferry Mursyidan Baldan. Kang Ferry punya visi menjadikan HMI sebagai organisasi modern. Organisasi mahasiswa yang bisa mandiri, baik manajemen pengelolaan maupun secara financial.

Lukisan menggambarkan Sosok Kang Ferry, pmimpin modern, dengan background sketsa gedung baru HMI, namun center point lukisan adalah lobby di lt 2 dan co-working space.

Cenderamata ketiga, yakni lukisan Bang Amri Zaman, Ketua Panitia Pembangunan Graha HMI Bandung. Bang Amri mencoba mengakomodasi dan meramu berbagai aspirasi kader dan alumni HMI. Lukisan menggambarkan sosok Bang Amri yang tegas namun bijaksana, dengan background gambar utuh Bangunan Masjid dan Wisma Sabang 17

Berikutnya. lukisan Kang Berliana yang
menggambarkan sosok Kang Berliana sebagai Ketua Umum YAHMI yang tawadhu dan tegas namun sangat bijak dalam mengambil setiap keputusan.

Kemudian buku Kumpulan Puisi Lilik Muflihun. Mantan Ketua Umum HMI Cabang Bandung itu merangkum kumpulan puisinya yang ditulis sejak 2015 sampai Juli 2020.

Puisi-puisi ini diambil dari akun sosmed dan WA-WA grup dimana Mas Lilik biasa memposting “curahan perasaannya” di media sosial. Buku kumpulan puisi Lilik Muflihun ini hadirkan di acara ini sebagai bentuk apresiasi dan ucapan terima kasih atas dedikasinya selama memimpin secara teknis pembangunan Masjid dan Graha HMI Bandung.

Selanjutnya, lukisan Umi Cia Malik Zein. Umi Cia adalah Ibunda seluruh aktivis HMI, khususnya HMI Bandung. Dalam sosok Umi Cia, tercermin aktivitas pergerakan dan perjuangan kader HMI.

Umi Cia termasuk salah seorang pendiri HMI Cabang Bandung di era tahun 1956. Lukisan menggambarkan sejarah HMI dan sosok Umi Cia, yang penuh kasih sayang seorang Ibu, bersebelahan dengan sosok Bang Imad, dengan background gedung lama HM.

Acara peresmian diakhiri dengan Sholat Jumat Perdana di Masjid HMI Sabang 17 dengan Khotib Prof. Dr. KH. Miftah Faridl. (mln)

Komentar