Kenapa Rakyat Marah dan Anarkis? Ini Poinnya

TILIK.ID — Demo dan rusuh terjadi di mana-mana. Dimulai dari Kabupaten Pari Jawa Tengah dan Kabupaten Bone di Sulawesi Selatan, sampai demo anarkis sebelum dan sesudah kematian driver Ojol pejuang demokrasi.

Apa yang membuat rakyat begitu marah pada pemerintahan Prabowo-Gobran? Berikut point-point yang membuat rakyat marah yang disarikan dari perbincangan di media sosial.

1. Baru sebulan memimpin, pajak mau dinaikkan 12 persen. Rakyat marah

2. Baru mimpin 3 bulan gas elpiji 3 kg mau dikuasai pemerintah. Warung kecil tak boleh jualan sehingga sulit gas di mana mana. Rakyat marah

3. Sedikitnya 122 juta nomer rekening rakyat diblokir tanpa sebab. Rakyat sengsara, rakyat marah besar

4. Tanah nganggur 2 tahun mau diambil alih negara. Rakyat marah

5. Guru dianggap jadi beban negara sementara koruptor dipelihara negara. Rakyat marah

6. Gaji dan tunjangan DPR naik tinggi dan bejoged-joged. Sementara rakyat sengsara. Rakyat marah besar.

7. Pajak bangunan naik beratus-ratus persen di mana-mana. Rakyat juga marah besar.

BACA JUGA :  Geisz Chalifah: Kita Ini Menghadapi Covid atau Menghadapi Pilpres?

8. Sebanyak 33 wakil mentri rangkap jabatan jadi komisaris. Jabatan hanya dibagi bagikan kelompoknya. Rakyat juga marah.

9. Anggaran negara dan daerah diperketat untuk efisiensi, sementara pejabat naik gaji dan tunjanganya serta fasilitas mewah. Rakyat juga marah.

10. Arogansi pejabat dan aparat seolah negara milik kelompoknya. Rakyat juga marah.

11. PHK dimana mana tapi pemerintah tidak mengakuinya. Rakyat juga Marah.

12. Beras naik tinggi operasi pedagang beras dan penggilingan beras dimana mana oleh aparat. Sehingga beras langka dan mahal. Rakyat makin marah.

13. Rakyat yang demo ke DPR dibilang orang tolol sedunia dan banyak dipukuli aparat, bahkan sampai mati. Rakyat juga marah besar.

14. Mudahnya barang impor masuk sementara produk lokal mati dan sulit terjual. Rakyat juga marah.

15. Masih menculnya dipemerintahan orang orang kelompok Jokowi yang dominan dan tidak kompeten. Juga rakyat marah.

16. Tidak selesai-selesainya kasus ijazah palsu Jokowi yang seolah-olah dilindungi oleh pemerintah. Juga rakyat muak dan marah.

BACA JUGA :  Sekjen PKV Sebut Prabowo Mampu Bawa RI Jadi Negara Maju di Tahun 2045

17. Sulitnya lapangan kerja dimana-mana sementara pengangguran makin numpuk. Rakyat juga marah.

18. Laporan data ekonomi pemerintah yang selalu bagus yang jauh berbeda dengan kenyataan di lapangan, yang ternyata ekonomi sulit. Barang-barang mahal usaha sepi. Cari kerja sulit. Juga rakyat marah.

19. Prabowo banyak bikin janji manis namun kenyataannya nol. Rakyat marah.

20. Penegakan hukum bagi koruptor lambat dan banyak koruptor dilindungi. Rakyat juga marah besar.

21. Tidak berfungsinya orang orang pintar dan bergelar, karena yang dijadikan Presiden Jokowi dan Gibran ijazahnya tidak jelas tapi di sanjung sanjung. Sementara yang pintar dibuang. Rakyat marah.

22. Potongan penghasilan pengemudi ojol terlalu tinggi oleh provider sampe 30 persen, sehingga para ojol marah besar karena merasa pemerintah ikut melindungi
provaider.

23. Kasus kasus penyerobotan Laut oleh PIK 2 dan kasus kasus tanah didaerah lain tidak ada penyelesaian yang berpihak kepada rakyat, sehingga rakyat marah.

24. Komunikasi politik dan pernyataan-pernyataanpejabat dan DPR seringkali merendahkan rakyat. Rakyat marah.

BACA JUGA :  Surya Darma: Panas Bumi Bisa Menjadi Tulang Punggung Transisi Energi

25. Presiden menuduh demonstrasi dibiayai koruptor sangat tidak berdasar. Mana ada koruptor dekat dengan demonstran. Yang dilakukan koruptor justru bagaimana dekat dengan kekuasaan. Rakyat pun marah.

Jika ingin NKRI aman, sejahtera, maka singkirkan Geng Solo. Sumber dari segala kemarahan dan masalah bangsa ini ada pada Jokowi yang terus dilindungi pemerintah. |••

Komentar