TILIK.ID –- Pemerintah Kabupaten Bombana bersama Panitia Hari Besar Islam (PHBI) menggelar Sholat Idul Adha 1447 Hijriah, Rabu (27/5/2026).
Ribuan jamaah memadati lokasi di Lapangan Alun-Alun Kasipute, Kecamatan Rumbia Tengah Bombana.
Bertindak sebagai khatib yakni Drs H Yusuf Subair, sementara imam salat dipimpin Ustad Alfani. Dalam kegiatan tersebut, protokol Andi Abdullah menyampaikan jumlah hewan kurban se-Kabupaten Bombana tahun ini mencapai 521 ekor sapi dan 125 ekor kambing.
Turut hadir di shaf terdepan Bupati Bombana Ir H Burhanuddin M.Si bersama istri Hj Kasmawati Kasim Marewa S.Sos di shaf perempuan, Sekda Bombana Ir Syahrun MPWK, para kepala OPD, tokoh agama, serta masyarakat Kasipute.
Dalam sambutannya, Bupati Bombana Ir H Burhanuddin M.Si menegaskan bahwa Idul Adha bukan sekadar perayaan keagamaan, tetapi momentum memperkuat nilai keikhlasan, pengorbanan, dan solidaritas sosial di tengah kehidupan masyarakat.
“Peringatan Hari Raya Idul Adha mengajak kita semua untuk senantiasa bercermin bahwa eliminasi egoisme manusia atas kepemilikan diri dan kelompok, kesabaran, serta keteguhan merupakan modal utama yang harus ditumbuhkembangkan dalam rangka menghadapi beragam persoalan kehidupan di era globalisasi, serta untuk meningkatkan kebersamaan dan solidaritas sosial,” ujar Burhanuddin.
Menurutnya, Idul Adha menjadi waktu yang tepat untuk merefleksikan berbagai tindakan yang telah dilakukan, baik sebagai individu maupun bagian dari masyarakat. Ia menilai banyak hikmah yang dapat dipetik dari perayaan tersebut, terutama nilai keikhlasan dan kerelaan berkurban demi sesama.
Bupati juga menyampaikan tema Idul Adha Kabupaten Bombana tahun ini, yakni “Idul Adha Mengajarkan Keikhlasan, Kepedulian, dan Pengabdian untuk Daerah.
“Tema ini mengandung pesan yang sangat mendalam bagi kita semua. Keikhlasan mengajarkan kita untuk bekerja dan mengabdi tanpa pamrih. Kepedulian mengingatkan kita agar tidak menutup mata terhadap saudara-saudara kita yang membutuhkan. Sedangkan pengabdian mengajak kita untuk bersama-sama membangun daerah yang kita cintai ini,” katanya.
Ia menambahkan, semangat berkurban harus dijadikan spirit untuk memperkuat persatuan, gotong royong, dan solidaritas sosial di tengah masyarakat.
“Daging kurban yang dibagikan hari ini bukan hanya tentang berbagi makanan, tetapi juga tentang menghadirkan kebahagiaan, mempererat ukhuwah, dan menumbuhkan rasa kemanusiaan,” ujarnya.
Burhanuddin juga mengajak seluruh masyarakat Bombana untuk terus menjaga keamanan, ketertiban, dan kerukunan antar sesama.
“Perbedaan jangan menjadi pemisah, tetapi harus menjadi kekuatan dalam membangun Bombana yang maju, religius, dan sejahtera,” tegasnya.
Selain itu, ia menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Bombana dalam menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat melalui pembangunan di berbagai sektor, mulai pendidikan, kesehatan, pertanian, infrastruktur, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.
“Semua itu tentu membutuhkan dukungan, doa, dan kebersamaan dari seluruh elemen masyarakat. Karena sesungguhnya membangun daerah bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab kita bersama,” katanya lagi.
Di akhir sambutannya, Bupati Bombana mengajak masyarakat memperbanyak rasa syukur, memperkuat ibadah, meningkatkan kepedulian sosial, dan menjaga nilai kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat.
“Marilah kita hayati momen ini untuk tunduk sepenuhnya pada kebesaran Allah Subhanahu Wata’ala seraya merenungkan kembali keteladanan agung Nabi Ibrahim dan putranya Ismail, yang telah teruji memiliki keikhlasan, kekuatan hati, dan ketaatan mutlak kepada Allah Subhanahu Wata’ala,” tutupnya.
Ia berharap amal ibadah kurban masyarakat Bombana diterima Allah SWT serta daerah tersebut senantiasa diberikan keberkahan, kedamaian, kemajuan, dan kesejahteraan. |••
