Olivier Giroud: Milan Butuh Pengalaman Bermain di Liga Champions Lagi

TILIK.ID — AC Milan hanya meraih satu point di matchday ke-4 gase grup Liga Champion melawan FC Porto setelah bermain imbang 1-1 di San Siro Kamis dinihar.

Hasil itu membuat Rossoneri tatap di dasar klasemen grup B. Kemungkinan lolos ke babak knock out masih ditentukan oleh dua laga berikutnya dan lagi lain di grup yang sama.

Mengapa peraih 7 tropi Liga Champiions itu belum belum juga menang di Liga bergengsi di Benua Biru itu? Jawabnya, faktor pengalaman. Demikian kata striker Olivier Giroud usai laga melawan Porto.

Ya, sejarah gemilang AC Milan di Liga Champions terputus lama. Terakhir Daviolo Rosso, julukan lainnya, menikmati kompetisi kasta tertinggi di Eropa itu delapan tahun silam.

Pada kompetisi 2021-2022 ini, Rossoneri bisa kembali masuk Liga Champions, namun seperti menjadi ‘anak baru’ yang minim pengalaman. Olivier Giroud merasakan itu.

Dia mengakui AC Milan masih belum terbiasa bermain lagi dalam Liga Champions dan faktor pengalaman kerap kali menjadi pembeda pada kompetisi nomor wahid Eropa itu.

BACA JUGA :  UEFA Bilang, Tak Benar Liga Champions harus Selesai 3 Agustus

“Sungguh berat melawan tim yang sudah terbiasa main dalam Liga Champions seperti Porto atau Atletico (Madrid). Pengalaman itu penting,” kata Giroud.

“Kami tim yang masih muda, saya tidak bermaksud mencari alasan. Kami juga butuh sedikit keberuntungan karena kami sebetulnya memiliki beberapa penampilan bagus dalam grup ini,” kata dia.

Kendati bermain di hadapan pendukungnya sendiri, Milan memasuki pertandingan di bawah tekanan Porto dan gawang mereka sudah dibobol oleh Luis Diaz saat laga belum genap berusia enam menit.

Milan tampil lebih baik pada babak kedua dan bisa membalas lewat tembakan Pierre Kalulu yang berujung gol bunuh diri bek Porto Chancel Mbemba.

Rossoneri selanjutnya lebih percaya diri dan nyaris membalikkan keadaan pada menit ke-83 bila saja gol Zlatan Ibrahimovic tak dianulir karena Theo Hernandez sudah lebih dulu offside.

“Kami bermain lebih baik pada babak kedua, bergerak lebih baik dan lawan juga tidak banyak menekan, tapi kami seharusnya lebih banyak lagi menguasai bola,” kata pelatih kepala Milan Stefano Pioli.

BACA JUGA :  Disingkirkan Real Madrid, Pep Guardiola: City akan Bangkit

“Tim berada dalam kondisi bagus. Kami sangat ingin mengunci kemenangan pertama Liga Champions, terlebih di hadapan pendukung sendiri,” sambung dia.

Satu poin tak cukup mengangkat posisi Milan sebagai juru kunci klasemen Grup B dan peluang mereka ke babak 16 besar ditentukan pertandingan Liverpool vs Atletico Madrid yang sampai berita ini disiarkan masih berlangsung.

Bila Atletico menang atas Liverpool, praktis Milan tak berkesempatan finis urutan dua teratas klasemen atau kehilangan peluang lolos ke 16 besar. (lmh)

Komentar