oleh

Anthony Ginting Terhenti di Senifinal, Hanya Berpeluang Dapat Perunggu

TILIK.ID — Kerja keras tunggal putra Anthony Sinisuka Ginting untun mencapai final bulutangkis Olimpiade Tokyo terhenti di semufinal. Andalan Merah Putih untuk meraih medali emas pupus di tangan Cheng Long dari China.

Peringkat 5 dunia itu kalah dua game langsung 16-21, 11-21 yang berlangsung di Musashino Forest Sport Plaza, Tokyo, Ahad (1/8/2021).

Dalam laga hari ini, Ginting mengeluarkan semua kemampuan yang ia miliki, berusaha menundukkan pebulutangkis yang sudah mengantongi medali emas Olimpiade Rio 2016 dan medali perunggu London 2012.

Atlet peraih medali perak Asian Games 2018 asal Cimahi ini tahu bahwa yang ia hadapi bukan atlet sembarangan. Ia langsung memberikan tekanan pada gim pertama.

Serangan yang dibangun menemui kendala. Chen Long bermain sabar dan menanti saat Ginting lengah untuk menciptakan angka.

Chen Long yang punya keunggulan postur tinggi, memberikan pukulan menyamping yang membuat Ginting harus berlarian mengejar bola.

Chen Long akhirnya mengakuisisi kemenangan di game pembuka dengan skor 16-21.

Di game kedua menjadi masa sulit bagi Ginting. Ia kehabisan energi hingga kesulitan mengejar bola-bola yang diumpankan lawan. Chen Long jarang melakukan smes di gim ini, namun sekali lagi postur badannya menjadi andalan hingga mudah melakukan pengembalian secara cepat.

Ginting pun beberapa kali harus tertunduk di lapangan ketika ia gagal menghalau pukulan lawannya setelah meladeni reli dan lob yang memaksanya mengejar bola hingga sudut lapangan.

Ginting akhirnya harus mengakui keunggulan Chen Long yang jauh berpengalaman. Pertandingan berakhir dengan skor 16-21, 11-21.

Ginting masih berpeluang mengamankan medali perunggu pada babak penentuan juara ketiga.

Pada laga ini, Ginting sudah ditunggu pebulu tangkis Kevin Cordon asal Guatemala. Ia tersingkir di semifinal setelah dikalahkan peringkat dua dunia Viktor Axelsen asal Denmark.(ala)

Komentar