oleh

Pemadaman Kebakaran Kilang Pertamina Balongan Terus Diupayakan

TILIK.id, Balongan, — Kilang minyak Balongan mengalami kebakaran sehingga tejadi ledakan pada Senin dini hari sekitar pukul 00:45. Kebakaran yang disertai ledakan itu membuat warga sekitat panik.

Warga berlarian, bahkan ada yang besteriak meminta bantuan. Kemudian sebagian besar warga secepatnya dievakuasi ke pendopo rumah jabatan Bupati Indramayu.

Data yang dihimpun di lapangan, dikabarkan ada 5 orang mengalami luka berat dan 15 orang luka ringan.

Pemerintah Kabupaten Indramayu juga mencatat ada sekitar 200 warga mengungsi ke Pendopo Kabupaten Indramayu, 400 warga di Islamic Center Indramayu, dan 350 warga di GOR Perumahan Bumi Patra.

Penyebab kebakaran belum diketahui secara pasti, namun pada saat kejadian sedang turun hujan deras disertai petir.

Pantauan pagi, saat ini tim HSSE Kilang Pertamina Balongan tengah fokus melakukan pemadaman api di kilang yang berlokasi di Desa Balongan, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.

Menurut pihak Pertamina, saat ini juga tengah dilakukan normal shutdown untuk pengendalian arus minyak dan mencegah perluasan kebakaran.

“Pertamina telah menyiapkan tempat untuk evakuasi dan pengungsoan sementara bagi warga sekitar di GOR Perumahan Bumi Patra dan Pendomo Kabupaten Indramayu,” kata Ifki Sukarya, Coorporate Secretary Subholding Refining & Petrocemical PT Kilang Pertamina Internasional, Senin dinihari.

Pertamina meminta warga sekitar untuk tetap tenang, dan menjauh dari lokasi kebakaran. Saat insiden terjadi, ada 4 warga yang tengah melintas sehingga mengalami luka bakar dan langsung dirujuk untuk perawatan intensive di RSUD Indramayu.

“Saat ini dilakukan juga pemblokiran jalan menuju sekitar lokasi kejadian, dibantu oleh TNI,” kata Ifki lagi.

Ifki menjamin pasokan BBM ke masyarakat tidak terganggu dan saat ini masih berjalan dengan normal.

Mabes Polri mengerahkan Tim Inafis dan Puslabfor dari Polda Jawa Barat serta Bareskrim Polri untuk menelusuri penyebab meledak dan terbakarnya kilang minyak RU VI PT Pertamina Balongan, Indramayu, Jawa Barat.

Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Argo Yuwono, Senin, mengatakan Tim Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (Inafis) dan Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Bareskrim Polri diturunkan untuk membantu Inafis Polda Jawa Barat dalam mendalami penyebab ledakan dan kebakaran di kilang minyak tersebut.

Selain itu, personel Kepolisian dan TNI juga dikerahkan untuk melakukan pengamanan di lokasi kejadian untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, sekaligus membantu mengevakuasi warga, mengingat, kobaran api yang hingga kini masih terjadi.

Kilang minyak RU VI Balongan merupakan salah satu kilang minyak terbesar dari 7 kilang yang dimiliki oleh PT Pertamina (Persero).

Kilang minyak RU VI Balongan dibangun pada 1 September 1990 dan mulai beroperasi tahun 1994 hingga kini. (mbm)

Komentar