TILIK.ID — Leg kedua perempat final Liga Champions Bayern Muenchen kontra Real Madrid digeber Kamis dini WIB (16/4/2026) di Allianz Arena, Munich. Gelandang Real Madrid Jude Bellingham menganggap laga melawan The Bavarian seperti partai final.
Jude Bellingham mengatakan duel sangat panjang. Pihaknya harus memulai dengan kuat. Setiap kekalahan adalah bencana, dan dalam posisi Real Madrid sekarang, ini adalah final.
Pemain berkebangsaan Inggris itu menyebut pertandingan itu sulit lantaran Madrid tertinggal agregat lantaran kalah 1-2 pada leg pertama di Stadion Santiago Bernabeu, Madrid. Akan tetapi, Bellingham menegaskan skuadnya bukanlah tim yang kalah sebelum bertanding.
Real Madrid, pesepak bola berusia 22 tahun tersebut melanjutkan, tidak mau menuntaskan musim ini tanpa trofi. Mereka terus berjuang mengejar gelar juara Liga Champions dan Liga Spanyol.
“Kami bertanding untuk mengejar juara. Jadi kami akan memberikan semuanya untuk menang,” tutur Bellingham.
Dia pun memastikan kondisi fisiknya sudah 100 persen pulih setelah menderita cedera hamstring pada Februari sampai pekan ketiga Maret 2026. Bellingham mengakui situasi cedera itu sempat membuatnya frustrasi.
“Fase tersulit dari cedera adalah menyiapkan mental untuk pertandingan setelah pulih. Namun, begitu mendapatkan menit bermain, itu meningkatkan kepercayaan dan performa saya secara bertahap,” tutur dia.
Real Madrid pantas waspada lantaran mereka bisa saja tersingkir oleh Bayern Muenchen di fase gugur Liga Champions untuk pertama kalinya sejak musim 2011/2012. Saat itu Madrid terdepak dari semifinal lantaran kalah adu penalti pada leg kedua.
Pada empat pertemuan sebelumnya di Liga Champions yakni pada musim 2013/2014, 2016/2017, 2017/2018 dan 2023/2024, Real Madrid selalu menyingkirkan rakasa Jerman tersebut. |**






Komentar