KAI Daops 1: 35.000 Orang Tinggalkan Jakarta di Tengah Erupsi GAK

TILIK.ID — Erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) membawa dampak abu vulkanik hingga ke Jakarta. Warga diimbau untuk waspada tentang kesehatan. Namun banyak juga yang meninggalkan Jakarta.

PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 1 (Daop 1) Jakarta mencatat sebanyak 35.446 orang berangkat menggunakan kereta api dari sejumlah stasiun di wilayah Daop 1 Jakarta di tengah aktivitas erupsi GAK.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta Franoto Wibowo mengatakan meskipun masih berupa data sementara, jumlah tersebut telah melampaui total volume penumpang pada pekan lalu (Ahad, 30 Agustus 2026) yang mencapai 30.556 penumpang.

“Dengan demikian, hingga pukul 15.30 WIB telah terjadi penambahan sebanyak 4.890 pelanggan atau meningkat 16 persen dibandingkan hari sebelumnya,” kata dia dalam keterangan resmi, Ahad (6/9/2026).

Franoto mengatakan angka tersebut masih berpotensi bertambah karena masih terdapat sejumlah perjalanan kereta api yang belum diberangkatkan hingga berakhirnya operasional pada pukul 24.00 WIB.

Dia lalu menyarankan penumpang menggunakan masker berstandar N95 atau KF94, memakai kacamata pelindung, serta menutup rapat barang bawaan, termasuk makanan dan minuman di tengah potensi penyebaran abu vulkanik, penumpang juga disarankan.

Penumpang diminta mengikuti informasi resmi dan mematuhi arahan petugas di stasiun maupun selama perjalanan.

Franoto menambahkan, KAI Daop 1 Jakarta terus melakukan pemantauan dan koordinasi dengan pihak terkait untuk menjaga keselamatan, keamanan, serta kenyamanan seluruh penumpang. |••