TILIK.ID — Semangat memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia di Kabupaten Bombana terus berlanjut. Setelah aksi serentak pada 6 Juni 2026 bersama seluruh daerah di Indonesia, Pemkab Bombana hingga kini terus melanjutkan berbagai kegiatan nyata sebagai wujud komitmen menyukseskan gerakan Indonesia Asri dan Berani Bersih Wonuaku.
Pada aksi nasional tanggal 6 Juni tersebut, Kabupaten Bombana turut melaksanakan kegiatan secara serentak di seluruh wilayah, mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan, kelurahan, hingga desa. Berbagai aksi kepedulian lingkungan dilaksanakan secara gotong royong sebagai bagian dari gerakan nasional dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia.
Semangat tersebut tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi terus dijaga melalui aksi nyata yang berkelanjutan.
Hal itu terlihat pada Jumat (3/72026), Pemkab Bombana kembali menggelar aksi kurve dan kerja bakti secara serentak yang melibatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pemerintah kecamatan, kelurahan, dan desa se-Kabupaten Bombana.
Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan penanaman pohon di kawasan pesisir menggunakan jenis tabebuya dan cemara laut yang dipimpin langsung oleh Bupati bersama Ketua Tim Penggerak PKK sebagai upaya memperkuat penghijauan dan menjaga kelestarian kawasan pantai.
Selain itu, dilakukan demonstrasi pemilahan sampah organik dan anorganik. Sampah anorganik, khususnya botol plastik dan kemasan, ditempatkan pada drop box yang telah disediakan di berbagai area publik.
Sementara itu, sampah organik dipilah untuk diolah melalui Teba Modern yang telah tersedia di sejumlah ruang publik, yakni RTH 1, RTH 2, Alun-alun Bombana, Lapangan Arifai, dan kawasan Tugu Munajah.
Sebagai bentuk keseriusan Pemerintah Kabupaten Bombana dalam membangun sistem pengelolaan sampah dari sumbernya, saat ini telah tersedia 22 unit Teba Modern yang tersebar di berbagai ruang publik.
Teba modern itu disebar 8 unit di RTH 2, 6 unit di RTH 1, 6 unit di Lapangan Arifai, dan 2 unit di kawasan Tugu Munajah.
Keberadaan Teba Modern tersebut melengkapi fasilitas drop box untuk sampah anorganik sehingga masyarakat dapat langsung mempraktikkan pemilahan dan pengelolaan sampah di ruang-ruang publik.
Rangkaian kegiatan juga dimeriahkan dengan aksi bersepeda keliling yang digagas dan dipimpin langsung oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bombana, Hj. Fatmawati Kasim Marewa, S.Sos., bersama para pengurus dan anggota TP PKK Kabupaten Bombana.
Aksi tersebut menjadi kampanye hidup sehat sekaligus media edukasi kepada masyarakat untuk membudayakan kebersihan lingkungan dan pengelolaan sampah sejak dari sumbernya.
Bupati Bombana Ir. H. Burhanuddin, M. Si mengajak seluruh masyarakat untuk membiasakan memilah sampah organik dan anorganik sejak dari rumah.
“Saya mengajak seluruh masyarakat Bombana untuk membiasakan memilah sampah organik dan anorganik sejak dari rumah. Sampah organik jangan lagi dicampur, tetapi diolah melalui Teba Modern atau komposter. Sedangkan sampah anorganik seperti botol plastik dimasukkan ke dalam drop box. Jika kita disiplin memilah sampah, maka volume sampah yang dibawa ke TPA akan semakin berkurang,” ujar Bupati Bombana.
Bupati juga menegaskan bahwa penanaman pohon di kawasan pesisir merupakan investasi jangka panjang bagi kelestarian lingkungan.
“Pohon yang kita tanam hari ini adalah warisan bagi generasi mendatang. Tabebuya akan memperindah kawasan pesisir, sementara cemara laut berfungsi menjaga kawasan pantai dari ancaman abrasi. Karena itu, mari kita tanam, kita jaga, dan kita rawat bersama,” tambahnya.
Bupati selanjutnya menginstruksikan seluruh camat, lurah, dan kepala desa agar terus mengedukasi masyarakat serta menggerakkan kerja bakti secara rutin di wilayah masing-masing.
“Saya meminta seluruh camat, lurah, dan kepala desa agar menjadi motor penggerak kebersihan lingkungan. Edukasi kepada masyarakat harus terus dilakukan sehingga budaya memilah sampah dan menjaga kebersihan menjadi kebiasaan sehari-hari,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bombana, Ibu Hj. Fatmawati Kasim Marewa, S.Sos., mengatakan bahwa keluarga, khususnya para ibu, memiliki peran strategis dalam membangun budaya peduli lingkungan.
“Aksi bersepeda yang kami gagas hari ini bukan sekadar olahraga bersama, tetapi menjadi sarana mengajak masyarakat untuk hidup sehat sekaligus peduli terhadap lingkungan. Mari kita mulai dari rumah dengan membiasakan memilah sampah organik dan anorganik. Ketika keluarga bergerak, saya yakin Bombana akan semakin bersih, sehat, hijau, dan nyaman untuk kita semua,” ujarnya.
Di kesempatan yang sama, Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bombana Sitti Arnidar menjelaskan bahwa penyediaan drop box dan Teba Modern merupakan bagian dari upaya membangun sistem pengelolaan sampah dari sumbernya.
“Pemerintah Kabupaten Bombana tidak hanya mengajak masyarakat memilah sampah, tetapi juga telah menyiapkan sarana pendukungnya,” kata Sitti Arnidar.
Saat ini, lanjut Sitti Arnidar, tersedia drop box untuk sampah anorganik dan 22 unit Teba Modern yang tersebar di ruang-ruang publik sebagai tempat pengolahan sampah organik. Diharapkan masyarakat semakin mudah menerapkan kebiasaan memilah dan mengelola sampah dalam kehidupan sehari-hari,” jelasnya.
Pemerintah Kabupaten Bombana berharap semangat Hari Lingkungan Hidup Sedunia terus menjadi gerakan bersama yang berkelanjutan sehingga mampu mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, asri, serta mendukung terwujudnya Indonesia Asri dan Berani Bersih Wonuaku.
Dalam kegiatan tersebut, Bupati Bombana H Burhanuddin didampingi oleh Ketua Tim Penggerak PKK Hj Fatmawati Kasim Marewa S.Sos. Turut hadir Sekretaris Daerah Kabupaten Bombana, Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Bombana, Inspektur Daerah Kabupaten Bombana, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah bersama pemerintah kecamatan, kelurahan, dan desa yang melaksanakan kegiatan secara serentak di wilayah masing-masing.
Pesan utama dari rangkaian peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia di Bombana adalah mengajak bersama memilah sampah dan terus menjaga kebersihan lingkungan sebagai gerakan.
“Pilah sampah hari ini, selamatkan lingkungan untuk esok hari. Jangan lupa bahagia!”. |••
