Pep Guardiola Yakin Manchester City Lolos Meski Kalah Telak dari Real Madrid

TILIK.ID — Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, menunjukkan sikap menantang setelah timnya menderita kekalahan telak 3-0 dari Real Madrid di leg pertama babak 16 besar Liga Champions. Dia pun menegaskan bahwa timnya akan bangkit kembali meskipun menghadapi tantangan berat yang kini mereka hadapi.

“Sekarang semuanya terasa lebih sulit dalam pola pikir kami, tetapi kami akan sampai di sana. Kami akan berusaha dengan tim kami hingga akhir, kami sepakat bahwa kami bisa berbuat lebih baik untuk lebih aktif di sepertiga akhir lapangan dan kami akan mencoba,” kata Pep kepada wartawan, usai laga Kamis dini hari WIB (12/3/2026).

BACA JUGA :  Liverpool Keok, Bayern dan Atletico Pesta Gol, Barcelona Nyaris Kalah

Guardiola, dengan pengalaman menghadapi Real Madrid 29 kali dalam kariernya dan memenangkan 14 pertandingan, merasa sedikit lega karena terhindar dari kekalahan yang lebih telak ketika kipernya, Gianluigi Donnarumma, menyelamatkan penalti dengan waktu tersisa kurang dari 30 menit.

BACA JUGA :  Real Madrid Pecundangi Manchester City 3-0

“Saya tidak merasa tak berdaya,” tambah Guardiola, menunjukkan tekad yang khas meskipun timnya sedang mengalami kesulitan.

Di sisi lain, pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa, merayakan penampilan yang memberikan kelegaan yang sangat dibutuhkan setelah musim di liga domestiknya tidak baik-baik saja.

Sebagai pemain, peraih dua gelar Liga Champions ini telah menikmati performa yang menjanjikan sejak mengambil alih posisi dari Xabi Alonso pada bulan Januari, tetapi juga mengalami kekalahan telak melawan tim-tim kecil seperti Osasuna dan Getafe.

BACA JUGA :  Penalti Kai Havertz Selamatkan Arsenal dari Kekalahan Lawan Bayer Leverkusen

Pemain Real Madrid Federico Valverde dari Uruguay membuktikan dirinya sebagai pahlawan malam itu. Dia mencetak gol di babak pertama sebanyak gol yang berhasil ia cetak dalam 75 penampilan Liga Champions sebelumnya secara keseluruhan.

“Saya tidak tahu apakah pada akhirnya dia akan membenci saya karena betapa menjengkelkannya saya terus-menerus mengomelinya tentang betapa pentingnya dia bagi tim, ” kata Arbeloa. |**

Komentar