Buka Puasa dan Tasyakuran 1 Tahun Pemerintahan Kabupaten Bombana

SETAHUN BURHANUDDIN-AHMAD YANI TELAH MELETAKKAN PONDASI LANGKAH BESAR

TILIK.ID — Kepemimpinan Kabupaten Bombana Sulawesi Tenggara (Sultra) periode 2025-2030 genap 1 tahun pada 20 Februari 2026. Bupatinya, Ir H Burhanuddin M.Si dan wakilnya Ahmad Yani S.Pd, M.Si dilantik oleh Presiden RI Prabowo Subianto di Monas Jakarta bersama ratusan kepala daerah lainnya pas setahun yang lalu.

Mensyukuri 1 tahun perjalanan kepemimpinan Burhanuddin-Ahmad Yani, pemerintah Bombana menggelar buka puasa bersama dan tasyakuran di rumah jabatan bupati Jln Jenderal Sudirman Kasipute Rumbia Tengah.

Tidak kurang 500-an tamu undangan yang hadir didominasi masyarakat dan pendukung. Di tenda VIP tampak Bupati Burhanuddin dan istri Hj Fatmawati Kasim Marewa yang juga Ketua Tim Penggerak PKK Bombana, Ketua DPRD Iskandar, Pj Sekda Ir Syahrun, Kajari dan Kapolres serta anggota DPRD Bombana.

Wakil Bupati Bombana Ahmad Yani, S.Pd, M.Si mengonfirmasi tidak hadir karena gangguan kesehatan. Bupati Burhanuddin mendoakan kesembuhannya dan  meneruskan permohonan maaf ketidakhadiran Ahmad Yani.

Di tenda tengah menghadap aula Rujab duduk segenap pimpinan dan staf Organisasi Perangkat Daerah (OPD), sedangkan tenda kiri dan kanan ditempati tokoh masyarakat dan pendukung di Pilkada 2024.

BACA JUGA :  Fraksi PKS Perintahkan Anggota Tolak Dana APBN Digunakan Ugal-Ugalan

Suasana hangat dan kekeluargaan tampak mewarnai acara di hari pertama berpuasa ini. Masyarakat dan pemerintah seperti menyatu, pejabat dan anggota DPRD serta relawan larut dalam kebersamaan. Kebersamaan yang sama ketika pembangunan Bombana mulai digeber.

Setahun pemerintahan diawali dengan mengangkatan Pj Sekda dr Sunandar, SKM. Sekda adalah central organisasi dan pejabatnya adalah jenderalnya birokrasi. Pengangkatan dilakukan beberapa hari sebelum Retreat seluruh kepala daerah, termasuk Bupati dan Wakil Bupati Bombana, di Magelang, Jawa Tengah.

Sepulang Retreat, rencana pembangunan 100 hari mulai disusun. Hasilnya mendapat apresiasi dari publik. Capaian-capaiannya dianggap luar biasa yang diekspose saat acara penutupan perkemahan di Rumbia Tengah. Seratus hari sukses, setahun makin nyata adanya perubahan.

Tasyakuran yang dibarengi dengan buka puasa bersama juga menjadi ajang merilis hasil buah tangan duet Burhanuddin dan Ahmad Yani. Di acara ini diputarkan video hasil-hasil pembangunan selama satu tahun.

“Hari ini kita berkumpul dalam suasana bersyukur merayakan perjalanan 1 tahun pemerintah yang telah kita jalani bersama,” kata Burhanuddin di awal pidatonya, Jumat (20/2/2026).

BACA JUGA :  Pemkab Bombana Beri Perhatian Besar Masalah Kekerasan pada Perempuan dan Anak

Tasyakuran 1 tahun ini, kata Bupati Burhanuddin, bukan hanya soal waktu, tetapi wujud rasa syukur atas pondasi perubahan yang telah kita letakkan melalui semangat Berani Bersama.

“Untuk meningkatkan keterhubungan kota, desa, dan konektivitas antar wilayah, infrastrutur yang kita bangun bertujuan untuk mempercepat distribusi hasil panen dan menurunkan biaya transportasi,” ujarnya.

Dalam pidatonya, Bupati mengatakan infrastruktur digenjot sebagai prioritas utama mengakselerasi konektvitas antar wilayah. Di Pulau dengan 6 kecamatan itu, dilakukan peningkatan jalan sepanjang 74,7 km berkat kolaborasi dengan perusahaan swasta yang memiliki base camp di sana.

Dari anggaran APBD, sejumlah ruas jalan diaspal. Seperti ruas Sikeli–Dongkala 5,25 km, Toburi–Tongkoseng 1,65 km, Tongkoseng–Tontonunu 1 km. Di Rumbia dilakukan penimbunan Bypass sepanjang 975 meter.

Dana APBN tak terkecuali masuk ke Bombana. Di antaranya pengaspalan jalan Toburi–Tampabulu 1,2 km dan Tepoe–Tampabulu 5,4 km dan delapan titik jembatan dan box cover di tiga zona: Rumbia, Poleang, dan Kabaena.

Mengapa infrastrutur yang digenjot? Karena infrastruktur merupakan instrumen penggerak perekonomian daerah, misalnya mempercepat distribusi hasil panen, menekan biaya transportasi, membuka akses pendidikan dan kesehatan, serta menghidupkan denyut usaha masyarakat. Pekerjaan infrastruktur juga menambah lapangan kerja.

BACA JUGA :  Tambang Emas Martabe Beri Bantuan Alat Kesehatan Senilai Rp 2,3 Miliar

“Satu tahun memang waktu yang singkat untuk menyelesaikan seluruh persoalan. Namun setahun ini adalah bukti nyata bahwa kita telah memulai langkah yang besar,” katanya.

Setahun ini, lanjut Burhanuddin, pembangunan mulai terlihat, pelayanan mulai terasa, dan pemerintah selalu hadir di tengah-tengah masyarakat.

“Saya menyadari masih ada kekurangan yang perlu kami benahi, masih ada harapan yang belum sepenuhnya terwujud. Namun dengan dukungan dan doa seluruh lapisan masyarakat, tidak ada tantangan yang terlalu besar untuk kita hadapi,” ungkapnya.

Bupati mengajak kita semua mensyukuri lembaran tahun pertama dan membuka lembaran baru dan kerja keras yang lebih hebat.

“Mari kita terus melangkah maju dari desa hingga kota, dari pesisir hingga daratan menuju Bombana yang lebih berdaya saing dan sejahtera. Terima kasih atas semuanya, selamat berjuang di tahun kedua, semoga Allah SWT senantiasa meridhoi setiap langkah kecil dan besar kita untuk wonua Bombana yang kita cintai,” pungkasnya. /**

Komentar