TILIK.ID — Bupati Bombana Ir H Burhanuddin M.Si memastikan dua unit ambulans laut akan segera melayani masyarakat Pulau Kabaena.
Bupati mengatakan hal tersebut melalui Kepala Dinas Kesehatan, Darwin, di Kasipute, Ahad 18 Januari 2026,
Darwin, menjelaskan bahwa kebijakan tersebut merupakan arahan langsung Bupati Bombana sebagai bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam menjawab kebutuhan transportasi rujukan pasien di wilayah kepulauan.
Menurut Darwin, ambulans laut Bombana sudah ada pada 2022. Namun tidak beroperasi lagi karena mengalami kerusakan berat. Kini tahun 2026 telah dianggarkan untuk pengadaan dua unit ambulans laut.
Kepastian itu disampaikan menyusul batalnya proyek pengadaan ambulans laut sebelumnya yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun Anggaran 2025. Proyek tersebut dibatalkan setelah perusahaan pemenang tender dinilai tidak mampu melaksanakan pekerjaan sesuai ketentuan kontrak.
“Kita sudah berikan peringatan pertama, kedua, dan terakhir. Karena tidak ada progres, maka kontrak kita putuskan. Daripada berlarut-larut,” tegas Darwin.
Akibat pembatalan tersebut, anggaran DAK 2025 untuk pengadaan ambulans laut tidak jadi diturunkan alias batal. Namun demikian, Pemkab Bombana memastikan kebutuhan masyarakat Pulau Kabaena tetap menjadi prioritas.
Darwin mengungkapkan, atas arahan Bupati Bombana, pemerintah daerah kembali memprogramkan pengadaan ambulans laut pada tahun ini menggunakan Dana Alokasi Umum (DAU) sebesar Rp2,8 miliar, yang direncanakan untuk menghadirkan dua unit ambulans laut.
“Kami sudah rapat koordinasi dan pengadaan ambulans laut ini diprioritaskan untuk diadakan kembali tahun ini,” ujarnya.
Pemkab Bombana berharap pengadaan dua unit ambulans laut tersebut dapat segera terealisasi sehingga pelayanan kesehatan, khususnya rujukan pasien antar pulau di Pulau Kabaena, dapat berjalan lebih optimal dan tidak lagi menjadi beban bagi tenaga kesehatan maupun masyarakat. | ••
